Halaman

Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Februari 2010

Donlot E-Book Manajemen Keuangan

Manajemen Keuangan adalah aktivitas pemilik dan manajemen perusahaan untuk memperoleh sumber modal yang semurah-murahnya dan menggunakannya se-efektif, se-efisien, seproduktif mungkin untuk menghasilkan laba. Aktivitas itu meliputi......

Untuk baca Lanjutan silahkan donlot e-book manajemen keuangan Disini
Selengkapnya...

Jumat, 12 Juni 2009

Mengevaluasi Merger

Di pasar sekarang ini, ada keterbatasan jumlah perusahaan yang bisa dijadikan target akuisisi (yaitu perusahaan yang memberikan keuntungan yang bisa diterima untuk harga yang ditawarkan). Guna meminimalisasi berbagai resiko membeli usaha yang secara ekonomis tidak menarik atau berkorban secara berlebihan bagi usaha yang menarik, manajemen harus melangkah lebih jauh dari analisis akuisisi standar. Umumnya, harga wajar untuk suatu perusahaan yang menjadi target adalah nilai perusahaan itu sendiri ditambah dengan keuntungan akuisisi yang berasal dari sinergi operasionalisasi, keuangan, dan pajak.
Berkenaan dengan ketidak-pastian perkiraan-perkiraan value driver (termasuk durasi masa perkiraan tersebut), manajemen kadang-kadang membenarkan mekanisme pembayaran premium yang tinggi dengan menerapkan label kualitas seperti secara strategis menguntungkan (strategic fit), “kesempatan pangsa pasar (market share opportunity)”, atau “urgensi teknologi (technological imperative)”
Pendekatan tersebut dapat saja memakan biaya yang banyak. Banyak perusahaan yang menjadi target saat ini merupakan penawar agresif masa sebelumnya. Guna membangun harga maksimum, manajemen dapat memanfaatkan analisis sinyal pasar yang bisa dicocokkan dengan analisis akuisisi standar. Eksekutif-eksekutif perusahaan juga dapat memulainya dengan perhitungan yang lebih mudah dilakukan: harga yang dibutuhkan untuk menyukseskan suatu penawaran. Manajemen perusahaan juga bisa menggunakan tawaran harga tersebut untuk membangun ekspektasi-ekspektsi minimum pasar terhadap kinerja pascamerger perusahaan sasaran.

Merger/Akuisis yang Efektif

Ada beberapa ciri-ciri akuisisi yang efektif:
-Perusahaan yang diakuisisi memiliki aktiva dan sumber daya yang komplementer terhadap bisnis inti perusahaan yang mengakuisisi.
-Akuisisinya bersahabat
-Perusahaan yang melakukan akuisisi memilih perusahaan-perusahaan sasaran dan melakukan negosiasi dengan hati-hati dan cermat.
-Perusahaan yang mengakuisisi memiliki kelonggaran keuangan (kas atau posisi utang yang menguntungkan).
-Perusahaan yang melakukan merger mempertahankan posisi untung dari tingkat rendah sampai moderat.
-Telah berpengalaman dan fleksibel dan mudah beradaptasi.
-Penekanan terus-menerus dan konsistensi pada riset dan pengembangan dan inovasinya. Selengkapnya...

Merger Dan Reorganisasi

Pengertian
Merger atau acquisition adalah kombinasi antara dua atau lebih perusahaan yang melebur menjadi satu perusahaan baru. Sementara itu penggabungan dengan cara lain yaitu dengan cara akuisisi yaitu perusahaan mengambil alih perusahaan lain yang kemudian dijadikan anak perusahaan atau digabungkan menjadi satu. Sementara reorganisasi atau restrukturisasi adalah strategi yang digunakan perusahaan untuk mengubah struktur bisnis atau keuangannya. Kegagalan strategi akuisisi sering kali memicu strategi restrukturisasi.

Mengapa Merger dan Reorganisasi diperlukan?
Merger dan akuisisi dibutuhkan karena untuk meningkatkan daya saing perusahaan, juga laba bagi para pemegang saham. Jadi strategi akuisisi digunakan hanya ketika perusahaan membeli mampu meningkatkan nilai ekonomisnya melalui kepemilikan dan penggunan aktiva perusahaan yang dibeli, kemudian yang dapat menjadi alasan untuk melakukan merger adalah:
a.Memperbaiki manajemen perusahaan. Dengan dilakukannya merger maka dapat mempertahankan karyawannya pada tingkat yang dibutuhkan dan kemakmuran pemegang saham menjadi meningkat.
b.Memperbaiki skala ekonomi. Maksud dari skala ekonomi adalah skala operasi dengan biaya rata-rata terendah.
c.Penghematan pajak. Dengan melakukan merger dengan perusahaan lain yang memperoleh laba dengan tujuan agar pajak yang dibayarkan oleh perusahaan yang profitable yang lebih rendah.
d.Diversifikasi. Bedasarkan pengalaman yang ada, perusahaan biasanya lebih mudah memperkenalkan produk baru dalam pasar yang baru yang akan dilayani perusahaan karena perusahaan telah memiliki jenis usaha yang lebih besar tanpa harus memulainya dari awal.
e.Menigkatkan pertumbuhan perusahaan. Sebenarnya dengan adanya perusahaan melakukan merger maka perusahaan akan mengatasi hambatan untuk masuki pasar, resiko yang lebih rendah, dan dapat membentuk kembali jangkauan kompetitif perusahaan. Dan itu pada akhirnya perusahaan akan menjadi tumbuh dan berkemjavascript:void(0)bang dalam bersaing.

Sedangkan perusahaan menggunakan strategi restrukturisasi karena perubahan dalam lingkungan internal maupun eksternalnya yang secara khusus artaktif bagi perusahaan diversifikasi tersebut berkenaan dengan kompetensi intinya yang telah dikembangkan dalam lingkungan internalnya. Dalam restrukturisasi ada beberapa macam yang digunakan, baik itu restrukturisasi binis, keuangan, manajemen, dan organisasi.
Selengkapnya...

Kamis, 04 Juni 2009

Pemasaran Jasa

KONSEP DAN PENGERTIAN PEMASARAN
Pemasaran sebagai fungsi bisnis, mengidentifikasi kebutuhan dan tuntutan yang belum terpenuhi, menentukan siapa pelanggan atau pengguna dari suatu produk atau jasa (yang disebut dengan pasar target) yang dapat dilayani dengan sebaik-baiknya oleh organisasi, menetapkan produk, jasa atau layanan dan program program untuk melayani pasar-pasar tersebut, dan mengundang setiap orang dalam organisasi untuk berfikir dan melayani pelanggan. Jadi suatu definisi praktis dari fungsi pemasaran memasukan tiga segi : mengindentifikasi kebutuhan pembeli dan pembeli potensial dalam pangsa pasar mereka; Memuaskan kebutuhan itu dengan menjual jasa atau produk sesuai; membuat laba (Katz, 1991:1).
Menurut Kotler (1997:8) peasaran adalah: “suatu proses sosial yang mana di dalamnya terdapat individu dan kelompok untuk mendapatkan apa saja yang mereka inginkan dan butuhkan dengan cara menciptakan, menawarkan, dan menukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain”.
Sedangkan menurut Sumarni dan Soeprihanto (1995:231), pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendirtribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
Walaupun pengertian pemasaran itu berbeda-beda menurut para ahli, tetapi dari semua itu dapat ditarik kesimpulan bahwa pemasaran itu berintikan seluruh kegiatan organisasi perusahaan yang diarahkan sedemikian rupa untuk dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen atau pelanggan.
Untuk mengangkat jumlaah konsumen atau pelanggan, perusahaan harus memberikan produk serta jasa yang memuaskan.
Oleh karena itu perlu adanya suatu upaya yang harus ditempuh suatu organisasi atau perusahaan untuk mempengaruhi konsumen atau pelanggan di dalam membeli suatu produk atau jasa yang ditawarkan dengan melihat dari kombinasi empat faktor, yaitu:
1. Menawarkan sesuatu yang bernilai bagi konsumen baik itu berupa barang ataupun jasa.
2. Menetapkan harga produk yang wajar, artinya penjual dan pembeli dapat saling memperoleh manfaat dari produk tersebut.
3. Berusaha mengkomunikasikan atau melakukan promosi atas manfaat produk yang dihasilkan kepada terget pasar yang akan dilayani.
4. Merancang model distribusi yang mampu menjamin ketersediaan produk di berbagai tempat dan situasi. Selengkapnya...