Laman

Kamis, 04 Juni 2009

Pemasaran Jasa

KONSEP DAN PENGERTIAN PEMASARAN
Pemasaran sebagai fungsi bisnis, mengidentifikasi kebutuhan dan tuntutan yang belum terpenuhi, menentukan siapa pelanggan atau pengguna dari suatu produk atau jasa (yang disebut dengan pasar target) yang dapat dilayani dengan sebaik-baiknya oleh organisasi, menetapkan produk, jasa atau layanan dan program program untuk melayani pasar-pasar tersebut, dan mengundang setiap orang dalam organisasi untuk berfikir dan melayani pelanggan. Jadi suatu definisi praktis dari fungsi pemasaran memasukan tiga segi : mengindentifikasi kebutuhan pembeli dan pembeli potensial dalam pangsa pasar mereka; Memuaskan kebutuhan itu dengan menjual jasa atau produk sesuai; membuat laba (Katz, 1991:1).
Menurut Kotler (1997:8) peasaran adalah: “suatu proses sosial yang mana di dalamnya terdapat individu dan kelompok untuk mendapatkan apa saja yang mereka inginkan dan butuhkan dengan cara menciptakan, menawarkan, dan menukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain”.
Sedangkan menurut Sumarni dan Soeprihanto (1995:231), pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendirtribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
Walaupun pengertian pemasaran itu berbeda-beda menurut para ahli, tetapi dari semua itu dapat ditarik kesimpulan bahwa pemasaran itu berintikan seluruh kegiatan organisasi perusahaan yang diarahkan sedemikian rupa untuk dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen atau pelanggan.
Untuk mengangkat jumlaah konsumen atau pelanggan, perusahaan harus memberikan produk serta jasa yang memuaskan.
Oleh karena itu perlu adanya suatu upaya yang harus ditempuh suatu organisasi atau perusahaan untuk mempengaruhi konsumen atau pelanggan di dalam membeli suatu produk atau jasa yang ditawarkan dengan melihat dari kombinasi empat faktor, yaitu:
1. Menawarkan sesuatu yang bernilai bagi konsumen baik itu berupa barang ataupun jasa.
2. Menetapkan harga produk yang wajar, artinya penjual dan pembeli dapat saling memperoleh manfaat dari produk tersebut.
3. Berusaha mengkomunikasikan atau melakukan promosi atas manfaat produk yang dihasilkan kepada terget pasar yang akan dilayani.
4. Merancang model distribusi yang mampu menjamin ketersediaan produk di berbagai tempat dan situasi.

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar