Laman

Jumat, 26 Maret 2010

DAYA JANGKAU YURISDIKSI OBYEK WAKAF TERHADAP HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL

Secara etimologis, kata waqf adalah bentuk mashdar (noun verbal) dari kata kerja waqofa - yaqifu, yang artinya diddu istamarro, berhenti (Ahmad Warson, 1984:1683). Secara lexicografis (perkamusan), kata al-waqfu sama artinya dengan at-tahbisu dan attasbilu, yaitu al-habsu 'anit-tasharrufi (mencegah agar tidak mengatur/mengelola) (Az-Zuhaily, 1989: 153). Kata waqofa bisa berbentuk muta'addy dan bisa juga berbentuk lazim. Dalam bentuk muta'addy seperti pada ungkapan waqoftusy-syai’a, yang berarti habastu fi sabilillahi (mewakafkan sesuatu). Sedang dalam bentuk lazim seperti pada ungkapan waqoftu (saya berhenti) (Ahmad Warson, 1984:1683).

Silahkan donlot artikel lengkap Disini

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar